Jumat, 28 Mei 2010

Langkah Koneksi Database MySQL menggunakan Java beserta Program Insert & Select Sederhana

Hal-hal yang harus diperhatikan:
1. SQL Server
2. Driver JDBC (java Database Connectivity)



Memanggil driver JDBC

Semua class yang digunakan dalam melakukan pemograman JDBC terdapat dalam package java.sql.*. Kelas-kelas tersebut adalah Driver Manager, Connection, Statemen dan ResultSet. Untuk itu harus mengimpor package tersebut dengan tanda bintang atau satu per satu memanggil nama kelas referensi untuk pemograman JDBC.

Import java.sql.*;

Statement yang digunakan untuk memanggil driver JDBC, yaitu: menggunakan mehod forName()
Bentuk umum:

Class.forName(namaDriver);

Membuat Koneksi

Setelah melakukan proses pemanggilan driver JDBC. Langkah selanjutnya adalah membangun koneksi atau hubungan sehingga kita dapat mengkomunikasikan java dengan database javaDB. Untuk membangun koneksi dalam java, anda menggunakan interface connection. Kita tidak perlu membuat objek connection baru dari interface connection dalam membuat koneksi dengan database tetapi dari class DriverManager dengan menggunakan method getConnection().

Connection con = DriverManager.getConnection();

Yang harus dipersiapkan dalam membuat koneksi adalah
1. Driver JDBC
2. Database yang dituju


Contoh Gambar:
Download Script Di sini




READ MORE..?

Inheritance, Polimorphisme, dan contoh dalam Java beserta penjelasan overriding & overloading

INHERITANCE( PEWARISAN)
Class dapat didefinisikan dengan referensi pada class yang lain yang telah terdefinisi. Inheritance merupakan pewarisan atribut dan method pada sebuah class yang diperoleh dari class yang telah terdefinisi tersebut. Setiap subclass akan mewarisi state ( variabel-variabel ) dan behaviour ( methodmethod ) dari superclass-nya. Subclass kemudian dapat menambahkan state dan behaviour baru yang spesifik dan dapat pula memodifikasi ( override ) state dan behaviour yang diturunkan oleh superclass-nya. Sebagai contoh, sebuah kelas RumahMewah akan mewarisi state dan behaviour dari kelas Rumah. Begitu juga dengan kelas RumahSederhana Kelas RumahMewah dan RumahSederhana disebut subkelas, atau kelas anak, dari kelas Rumah, yang disebut superkelas, atau kelas induk.
Dalam Java, terdapat kelas Object yang merupakan superkelas dari semua kelas dalam Java, baik yang builtin ataupun yang kita buat sendiri, lansung maupun tidak langsung. Karena itu sebuah variabel bertipe Object akan dapat menyimpan referensi ke objek apapun dalam bahasa Java. Kelas Object ini memiliki behaviour yang dibutuhkan semua objek untuk dapat dijalankan di Java Virtual Machine. Sebagai contoh, semua kelas mewarisi metode toString dari kelas Object, yang mengembalikan representasi String dari objek tersebut.
Keuntungan dari inheritance adalah :
• Subclass menyediakan state/behaviour yang spesifik yang membedakannya dengan superclass, hal ini akan memungkinkan programmer Java untuk menggunakan ulang source code dari superclass yang telah ada.
• Programmer Java dapat mendefinisikan superclass khusus yang bersifat generik, yang disebut abstract class, untuk mendefinisikan class dengan behaviour dan state secara umum.

Istilah dalam inheritance yang perlu diperhatikan :
Extends
Keyword ini harus kita tambahkan pada definisi class yang menjadi subclass.
Superclass
Superclass digunakan untuk menunjukkan hirarki class yang berarti class dasar dari subclass/class anak.
Subclass
Subclass adalah class anak atau turunan secara hirarki dari superclass.
Super
Keyword ini digunakan untuk memanggil konstruktor dari superclass atau menjadi variabel yang mengacu pada superclass.
• Methode Overriding
Pendefinisian ulang method yang sama pada subclass.
Dalam inheritance, method overriding berbeda dengan method overloading. Kalau method overriding adalah mendefinisikan kembali method yang sama, baik nama method maupun signature atau parameter yang diperlukan dalam subclass, kalau method overloading adalah mendefinisikan method yang memiliki nama yang sama, tetapi dengan signature yang berbeda dalam definisi class yang sama.
Contoh :
class A {
int x;
int y;
void TampilkanNilaixy() {
System.out.println("Nilai x : " + x + ", y : " + y);
}
}
class B extends A {
int z;
void TampilkanJumlah() {
//subclass dapat mengakses member dari superclass
System.out.println("Jumlah : " + (x+y+z));
}
}
class Inheritance {
public static void main(String[] args) {
A VarsuperOb = new A();
B VarsubOb = new B();
System.out.println("SuperClass");
VarsuperOb.x = 10;
VarsuperOb.y = 20;
VarsuperOb.TampilkanNilaixy();
System.out.println("SubClass");

//member superclass dapat diakses dari subclass nya
VarsubOb.x = 5;
VarsubOb.y = 4;
VarsubOb.TampilkanNilaixy();
System.out.println("SubClass Jumlah");
//member tambahan yang hanya ada dalam subclass
VarsubOb.z = 30;
VarsubOb.TampilkanJumlah();
System.out.println("SubClass");
VarsubOb.x = 15;
VarsubOb.y = 14;
VarsubOb.TampilkanNilaixy();
System.out.println("SuperClass");
VarsuperOb.x = 10;
VarsuperOb.y = 20;
//super.x = 100; error
//super.y = 200; error
VarsuperOb.TampilkanNilaixy();
System.out.println("SubClass Jumlah");
VarsubOb.z = 60;
VarsubOb.TampilkanJumlah();
}
}
POLIMORPHISME(Banyak bentuk)
Kata polimorfisme yang berarti satu objek dengan banyak bentuk yang berbeda, adalah konsep sederhana dalam bahasa pemrograman berorientasi objek yang berarti kemampuan dari suatu variabel referensi objek untuk memiliki aksi berbeda bila method yang sama dipanggil, dimana aksi method tergantung dari tipe objeknya.
Kondisi yang harus dipenuhi supaya polimorfisme dapat diimplementasikan adalah :
• Method yang dipanggil harus melalui variabel dari basis class atau superclass.
• Method yang dipanggil harus juga menjadi method dari basis class.
• Signature method harus sama baik pada superclass maupun subclass.
• Method access attribute pada subclass tidak boleh lebih terbatas dari basis class
Contoh :
abstract class Bentuk {
protected int panjang;
protected int lebar;
public String getBentuk() {
return "Bentuk Dasar";
}
public abstract int hitungLuas();
}
class BujurSangkar extends Bentuk {

public BujurSangkar(int panjang1, int lebar1) {
this.panjang = panjang1;
this.lebar = lebar1;
}
public String getBentuk() {
return "Bentuk Bujur Sangkar";
}
public int hitungLuas() {
return panjang*lebar;
}
}
class SegiTiga extends Bentuk {
public SegiTiga(int panjang2, int lebar2) {
this.panjang = panjang2;
this.lebar = lebar2;
}
//public String getBentuk() {
//return "Bentuk Segi Tiga";
//return "";
//}
public int hitungLuas() {
return this.panjang*this.lebar/2;
}
}
class Polimorfisme {
public static void cetakLuasBentuk(Bentuk btk) {
System.out.println(btk.getBentuk() + " dengan luas " +
btk.hitungLuas());
}
public static void main(String[] args) {
BujurSangkar bs = new BujurSangkar(10,20);

BujurSangkar bs1 = new BujurSangkar(10,20);
SegiTiga st = new SegiTiga(5,10);
SegiTiga st1 = new SegiTiga(50,100);
cetakLuasBentuk(bs);
cetakLuasBentuk(bs1);
cetakLuasBentuk(st);
cetakLuasBentuk(st1);
}
}
OVERRIDING
Kemampuan subclass untuk memodifikasi method yang dimiliki oleh class super. Overidding tidak bisa dilakukan dalam kelas itu sendiri Jadi Overidding kerat kaitannya dengan inheritance (pewarisan)
Contoh :
Sepada.java
class Sepeda {
int kecepatan = 0;
int gir = 0;
//method
void ubahGir(int pertambahanGir){
gir=gir+pertambahanGir;
System.out.println("Gir :"+gir);
}
void tambahKecepatan(int pertambahanKecepatan){
kecepatan=kecepatan+pertambahanKecepatan;
System.out.println("Kecepatan :"+kecepatan);
}
}
SepedaGunung.java
class SepedaGunung extends sepeda{
int setSadel;
void ubahGir(int pertambahanGir)
{
gir=2*pertambahanGir);
System.out.println("Gir :"+gir);
}
}
SepedaGunungBeraksi.java
Class SepedaGunungBeraksi{
public static void main(String[]args) {
//Membuat object
SepedaGunung sepedaku=mew sepedaGunung();
//memanggil method di object
sepedaku.tambahKecepatan(10);
sepedaku.ubahGir(2);
sepedaku.setSadel(20);
}
}
OVERLOADING
Method yang mempunyai nama yang sama namun mempunyai parameter yang berbeda. Dalam oveloading harus sebuah method harus mempunyai parameter berbeda (baik tipe maupun jumlahnya). Tipe data nilai kembalian dapat berbeda atau sama.Merupakan pendukung sifat Polymorphisme. Dan semua method dapat di-overloading termasuk constructor
Dalam sebuah kelas diperbolehkan ada lebih dari satu method dengan nama yang sama dengan catatan methods dapat dibedakan berdasarkan banyaknya parameter atau tipe data parameter formal
Contoh :
class Mobil {
String warna;
Mobil(String wrn) { //constructor
warna = wrn;
}
Mobil() {} // constructor
void jalan_maju() {
System.out.print("Mobil warna " + warna);
System.out.println(" Maju !");
}
public static void main(String[] args) {
Mobil mini = new Mobil();
mini.jalan_maju();
Mobil sedan = new Mobil("merah");
sedan.jalan_maju();
}






READ MORE..?

Tiga Pilar PBO dan contoh sederhana dalam Bahasa Pemrograman Java


INHERITANCE ( PEWARISAN)

Adalah pewarisan sifat-sifat suatu object kepada object turunannya.
Contoh:

Class Karyawan (Karyawan.java)

class Karyawan

{

String nip,nama,gol;

int sts_kar;

}



Class Honorer (Honorer.java)

class Honorer extends Karyawan

{
double honor,kehadiran, tot_honor;
}

Class Tetap (Tetap.java)
class Tetap extends Karyawan
{
double gaji,tunjangan, kehadiran, tot_gaji;
}

Class KaryawanMain (KaryawanMain.java)
import java.io.BufferedReader;
import java.io.IOException;
import java.io.InputStreamReader;
public class KaryawanMain {
private Karyawan k;
private Tetap kt;
private Honorer kh;
private BufferedReader bf;
public KaryawanMain() throws IOException {
inisialisasi();
}
public void inisialisasi() throws IOException {
k = new Karyawan();
kt = new tetap();
kh = new honorer();

bf = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
getInput();
}
public void getInput() throws IOException {
System.out.print("Nip : ");
k.nip = bf.readLine();
System.out.print("Nama : ");
k.nama = bf.readLine();
System.out.print("Gol : ");
k.gol = bf.readLine();
System.out.print("Status [1/2] : ");
k.sts_kar = Integer.parseInt(bf.readLine());
getStatusGajiKaryawan();
}
public void getStatusGajiKaryawan() throws IOException {
if (k.sts_kar == 1) {
System.out.print("Gaji Pokok : ");
kt.gaji = Double.parseDouble(bf.readLine());
System.out.print("tunjangan : ");
kt.tunjangan = Double.parseDouble(bf.readLine());
System.out.print("Kehadiran : ");
kt.kehadiran = Double.parseDouble(bf.readLine());
double hadir = 25000 * kt.kehadiran;
kt.tot_gaji = hadir + kt.gaji + kt.tunjangan;
} else {
System.out.print("Honor Pokok : ");
kh.honor = Double.parseDouble(bf.readLine());
System.out.print("Kehadiran : ");
kh.kehadiran = Double.parseDouble(bf.readLine());
double hadir = 25000 * kh.kehadiran;
kh.tot_honor = hadir + kh.honor;
}
getInfo();
}
public void getInfo() {
System.out.println("-------------------------------------");
System.out.println("Nama = " + k.nama);
System.out.println("NIP = " + k.nip);
System.out.println("Golongan = " + k.gol);
if (k.sts_kar == 1) {
System.out.println("Total Gaji = " + kt.tot_gaji);
} else {
System.out.println("Total Honor = " + kh.tot_honor);
}
System.out.println("-------------------------------------");
}
public static void main(String[] args) throws IOException {
new KaryawanMain();
}
}


ENCAPSULATION (Pengkapsulan)

Adalah penyatuan beberapa atribut (field) dan fungsi (method) kedalam object.
Contoh:
Kelas Main :

public class Main{
public static void main(String[] args){
karnivora harimau = new karnivora(“harimau”,”mamalia”);
herbivora gajah = new herbivora(“gajah”,”mamalia”);
karnivora hiu = new karnivora(“hiu”,”mamalia”);
herbivora kambing = new herbivora(“kambing”,”mamalia”);
herbivora ayam = new herbivora(“ayam”,”aves”);

System.out.println(harimau.getDetails() );
System.out.println(gajah.getDetails() );
System.out.println(hiu.getDetails() );
System.out.println(kambing.getDetails() );
System.out.println(ayam.getDetails() );
}
}

Kelas Hewan :

public class hewan {
public String nama;
public String jenis;

public hewan (String n, String j) {
nama = n;
jenis = j ;
}
public String getDetails() {
return “Name : “+nama+, “Jenis : “+jenis ;
}

public void makan () {
}
}

Kelas Karnivora :

public class karnivora extends hewan {
public karnivora (String nama, String jenis) {
super (nama, jenis);
}
public String berburu () {
return “berburu” ;


}
}

Kelas Herbivora :
public class herbivora extends hewan {
public herbivora (String nama, String jenis) {
super (nama, jenis);
}
public String berkembangbiak() {
}
}


Polymorphic (Banyak bentuk)


Kata polimorfisme yang berarti satu objek dengan banyak bentuk yang berbeda, adalah konsep sederhana dalam bahasa pemrograman berorientasi objek yang berarti kemampuan dari suatu variabel referensi objek untuk memiliki aksi berbeda bila method yang sama dipanggil, dimana aksi method tergantung dari tipe objeknya.
Contoh:
abstract class Bentuk {
protected int panjang;
protected int lebar;
public String getBentuk() {
return "Bentuk Dasar";
}
public abstract int hitungLuas();
}
class BujurSangkar extends Bentuk {
public BujurSangkar(int panjang1, int lebar1) {
this.panjang = panjang1;
this.lebar = lebar1;
}
public String getBentuk() {
return "Bentuk Bujur Sangkar";
}
public int hitungLuas() {
return panjang*lebar;
}
}
class SegiTiga extends Bentuk {
public SegiTiga(int panjang2, int lebar2) {
this.panjang = panjang2;
this.lebar = lebar2;
}
//public String getBentuk() {
//return "Bentuk Segi Tiga";
//return "";
//}
public int hitungLuas() {
return this.panjang*this.lebar/2;
}
}
class Polimorfisme {
public static void cetakLuasBentuk(Bentuk btk) {
System.out.println(btk.getBentuk() + " dengan luas " +
btk.hitungLuas());
}
public static void main(String[] args) {
BujurSangkar bs = new BujurSangkar(10,20);
BujurSangkar bs1 = new BujurSangkar(10,20);
SegiTiga st = new SegiTiga(5,10);
SegiTiga st1 = new SegiTiga(50,100);
cetakLuasBentuk(bs);
cetakLuasBentuk(bs1);
cetakLuasBentuk(st);
cetakLuasBentuk(st1);
}
}


READ MORE..?

Kekurangan dan Kelebihan PBO

Kelebihan Pemrograman Berorientasi Objek

OOP (Objek Oriented Programming) atau sering dikenal dengan Pemrograman Berorientasi Objek memiliki daya tarik lebih terhadap programmer karena dalam OOP selalu fokus pada masalah yang ditangani dengan menggunakan komputer . Selain itu dalam OOP mencakup beberapa konsep yang murni antara lain ;

* Encapsulation (pembungkusan) Encapsulation adalah mekanisme pemrograman yang membungkus kode dan data yang dimanipulasi dan menjaganya supaya terhindar dari interferensi dan penggunaan yang tidak perlu. Salah satu caranya dengan membentuk objek.

* Inheritance (pewarisan) Inheritance memungkinkan programer meletakkan member yang sama dalam satu class dan class-class lain dapat mewarisi member tersebut. Class yang mengandung member yang sama dari beberapa class lain dinamakan superclass atau parent class. Class yang mewarisi dinamakan subclass atau child class. Inheritance menghasilkan class hierarchy.

* Polymorphism (polimorfisme –perbedaan bentuk) Polymorphisme artinya mempunyai banyak bentuk. Dua objek atau lebih dikatakan sebagai polymorphic, bila objek-objek itu mempunyai antar muka yang identik namun mempunyai perilaku-perilaku yang berbeda

Sebagai contoh yaitu pemrograman Java, dalam hal ini java merupakan bahasa pemrograman berbasis objek secara murni.Kelebihan dari bahasa pemrograman java ist sendiri adalah Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.

Kekurangan dari Pemrograman Berorientasi Objek

PBO diciptakan karena masih dirasakan adanya keterbatasan pada bahasa pemrograman tradisional yang dikenal dengan istilah procedural language seperti C, Pascal dan yang sejenisnya, namun PBO itu sendiri juga memilki kekurangan sebagai bahasa pemrograman, karena tidak ada hal yang sempurna didunia ini.

Sebagai salah satu contoh disini adalah bahasa pemrograman java, dalam bahasa pemrograman java terdapat kelemahan-kelemahan seperti ;

Java memiliki kecepatan yang kurang dari bahasa C ++
Implementasi J2ME tidak global. Misalnya, J2ME untuk Motorola dengan J2ME untuk Sony Ericson tidak sama. Berbeda lagi J2ME untuk Nokia. Setiap produk selalu mempunyai modul tersendiri yang dinilai aneh penerapannya dan harus di-compile dengan modul yang berbeda-beda.

* Java memakan banyak memori computer
* Java merupakan bahasa yang kompleks dan susah dipelajari
* Program yang dibuat oleh bahasa ini lebih lambat disbanding program yang dibuat dengan bahasa lain seperti C atau C++.

READ MORE..?
 

Watch And Learn © 2008 . Design By: SkinCorner